Minimarket Alfamidi 24 Jam di Jalan Letnan Soetopo BSD menjadi sasaran perampok pada Minggu (6/5/2012) subuh.
TANGERANG SELATAN - Aksi perampokan terhadap minimarket di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan, kian nekat.
Hanya
berselisih 2 hari sejak perampokan di Indomaret 24 Jam, Jalan Raya
Serpong, Jumat (4/5/2012) subuh, perampokan dengan menggunakan senjata
api kembali terjadi pada Minggu (6/52012) subuh di Alfamidi 24 Jam,
Jalan Letnan Soetopo, BSD, Lengkong Gudang Timur, Serpong.
Ironisnya,
lokasi Alfamidi di seberang Sekolah Santa Ursula BSD ini hanya 600
meter dari markas Polsek Serpong di jalan yang sama. Pelaku diduga sama
dengan perampok di Indomaret pada Jumat subuh.
"Ya, perampokan
terjadi lagi di Alfamidi. Modusnya sama. Pelakunya sama setelah lihat
CCTV," kata Kepala Polsek Serpong, Kompol Nico Andreano Setiawan, Minggu
malam.
Nico mengatakan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul
05.15 WIB. Saat itu terdapat tiga karyawan Alfamidi, di antaranya sedang
membereskan barang di rak dan satu lagi berada di meja kasir atau
server.
Saat itu pula tiga orang perampok memasuki Alfamidi dan
menodongkan senjata. Nico mengatakan, pelaku berjumlah 5 orang. Salah
satu perampok membawa pistol, tiga lainnya membawa golok, dan satu orang
menunggu di luar.
Saat beraksi pelaku memakai masker dan topi.
Perampok juga berkomunikasi dengan logat Betawi (Jakarta). "Mereka hanya
mengubah logat saja. Kemarin Sunda, sekarang Jakarta," kata Nico.
Sama
seperti kejadian sebelumnya, kali ini pelaku membawa korban ke tangga
kemudian mengikat tangan dan kaki mereka dengan posisi duduk. Karyawan
lain yang sedang berada server dipaksa untuk menunjukkan dan membuka
brankas.
Kerugian diperkirakan mencapai Rp 33 juta. Ketika
Kompas.com
mendatangi sejumlah minimarket di sekitar lokasi kejadian, para penjaga
minimarket menyatakan tidak tahu tentang kejadian tersebut.
Mereka
umumnya hanya mengetahui kejadian perampokan pada Jumat pukul 04.15,
tetapi tidak mengetahui kejadian pada Minggu subuh. Penjaga Alfamart 24
Jam di Jalan Raya Serpong Km. 8, Kartono, mengatakan, setiap hari selalu
ada mobil patroli Polsek Serpong yang melintas di Jalan Raya Serpong
sekitar pukul 00.00 WIB.
Patroli juga dilakukan secara swakarsa
oleh warga setempat. Akan tetapi, patroli tersebut tidak pernah
dilakukan setelah pukul 04.00 WIB.
"Bukan karena patroli tidak
jalan. Ini berhubungan dengan waktu alias kesempatan. Kita sudah
maksimal kerahkan patroli tapi jumlah patroli tidak sebanding dengan
titik-titik kerawanannya sehingga pasti ada jeda waktu di mana patroli
tidak ada di lokasi, sedangkan kejahatan berlangsung hanya 5 menit,"
kata Nico.
Dalam pengamatan
Kompas.com di Alfamidi BSD, terdapat sejumlah gerai makanan di halaman minimarket tersebut.
Namun,
mereka umumnya hanya buka hingga larut malam. Para penjual makanan dan
penjaga parkir di tempat ini pun tidak mengetahui informasi tentang
adanya perampokan pada Minggu subuh.